Berlangsung di Merak Room Jakarta Convention Centre, Senin (11/1/2016), ratusan pilot menghadiri kongres pertama sekaligus deklarasi pembentukan IPI. Dalam kongres ini, juga diadakan pemilihan pengurus periode perdana 2016-2019.
Menurut salah satu pendiri IPI, Captain Ari Sapari, sebelumnya memang telah terbentuk wadah pilot bernama Federasi Pilot Indonesia (FPI). Namun organisasi tersebut belum bisa menampung seluruh pilot yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami-kami sebagai badan pendiri melihat hal ini tidak terkoordinir dengan baik dari suatu organisasi. Kita melihat kebutuhan organisasi sangat tinggi," sambungnya.
Dalam Kongres perdana IPI kali ini diadakan pemilihan ketua. Dari lima kandidat yang ada, terpilih Captain Bambang Adisurya Angkasa sebagai ketua umum.
![]() |
Captain Bambang berhasil mendapatkan 509 suara dari total 1075 pemilih. Pemilihan ini dilakukan melalui dua cara yaitu secara langsung dan melalui SMS.
Suasana pemilihan berlangsung cair dan akrab. Ketika nama Captain Bambang disebut sebagai ketua terpilih langsung disambut tepuk tangan dan sorakan gembira dari pendukungnya.
"Saya ketua umum dan ketua I dan II akan membentuk badan pengurus supaya benar-benar bekerja dan tentunya yang paling penting kita memberikan kontribusi kepada pemerintah, bermitra dengan pemerintah, DPR, MPR untuk mewujudkan keselamatan di Indonesia," ujar Captain Bambang usai pemilihan.
Ia memiliki visi untuk meningkatkan profesionalisme pilot. Ia juga memiliki program kerja yang bersifat edukasi dan sosialisasi tentang profesi pilot.
"Memberikan rekomendasi kepada badan terkait di Indonesia, untuk meningkatkan keterlibatan dalam forum diskusi atau perbaikan kebijakan," tulisnya dalam profil.
Dalam kongres perdana IPI ini terpilih :
Ketua Umum : Capt Bambang Adisurya Angkasa
Ketua I : Capt Rama Valerino PN Noya
Ketua II : Capt Dewa M. Wiwekananda (Hbb/Hbb)












































