"APBD ini memang produk siapa? DPRD kan? Nah, kalau ini dikoreksi orang lain kita perlu tahu dong apa alasannya. Kita perlu dialog soal ini," ujar Taufik di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (11/1/2016).
"Jangan dikira si Donny malaikat," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini (TransJakarta) dibutuhkan rakyat karena ticketing TransJakarta disubsidi pemerintah. Kalau dilarang diberikan bagaimana? Mau berapa harga tiket yang harus dibayarkan warga untuk naik bus TransJakarta?" tanyanya.
"Kalau sampai tidak diberikan subsidi mau berapa duit? Kalau saya hitung-hitung bisa Rp 12-15 ribu itu untuk naik TransJakarta," imbuh politikus Gerindra itu. (aws/aan)











































