DetikNews
Senin 11 Januari 2016, 11:23 WIB

Lagi-lagi di Yogya, Siswa SMA dan Ayah Hilang Diduga Terkait Ormas

Sukma Indah Permana - detikNews
Lagi-lagi di Yogya, Siswa SMA dan Ayah Hilang Diduga Terkait Ormas Tulisan tangan Ahmad Kevin Aprilio (Foto: Sukma Indah P/detikcom)
Yogyakarta - Kasus orang menghilang kembali terjadi di Yogyakarta. Seorang siswa SMA Ahmad Kevin Aprilio (16) dilaporkan ibunya menghilang setelah diajak pergi sang ayah pada November 2015.

"Saya tidak bisa hubungi lagi sejak 28 November 2015," kata sang ibu Olivia Sandra Yunita.

Hal ini disampaikan Nita kepada detikcom, Senin (11/1/2016). Nita bercerita dia dan mantan suaminya Sanggar Yamin atau Angga bercerai sejak tahun 2008. Meski begitu keduanya masih berhubungan baik terutama berkaitan dengan urusan sang anak.

Pada hari tersebut, Kevin dijemput sang ayah. Angga mengaku ingin mengajak Kevin menjenguk kakeknya di Bima, Nusa Tenggara Barat.

"Dia jemput Kevin pakai motor. Katanya ke Bima naik mobil bareng temannya. Mereka akan mampir ke Bali dan Mataram, pulangnya setelah 2 minggu," kata Nita.

Saat itu Nita tak memiliki firasat apapun. Hingga malam harinya, dia mendapati nomor ponsel dan semua media sosial anak dan mantan suaminya tidak aktif. Kekhawatirannya bertambah saat menghubungi keluarganya di Bima dan Mataram yang hasilnya nihil.



Setelah mencari ke sekolahnya yang di bawah organisasi Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara), di Dusun Kadisoka, Purwomartani, Kalasan Sleman, Nita tak memperoleh kejelasan. Sekolah itu, kata Nita, saat itu sedang vakum.

"Tapi 3 hari kemudian saya ke sana lagi katanya sudah jadi paket agen dan 8 hari setelah itu saya ke sana lagi katanya di situ tidak pernah ada anak-anak kumpul karena di situ gudang alat-alat pertanian," kisahnya.

Tulisan tangan Ahmad Kevin


Seminggu setelah Kevin hilang, Nita melapor ke Polda DIY. Tapi ditolak karena kurang bukti. "Jadi saya lapor orang hilang ke Polsek Mlati," tuturnya.

Sebelumnya, dr Rica Tri Handayani menghilang di Yogya. 2 PNS RSUP dr Sardjito juga hilang. Hingga saat ini, mereka belum diketahui keberadaannya.
(sip/try)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed