KBRI Nairobi juga telah memulangkan 10 ABK lainnya pada 12 Agustus 2015 lalu. Mereka bekerja di kapal yang sama dengan kedua ABK terakhir.
Duta Besar RI di Nairobi, Sunu M Soemarno, mengatakan, pemulangan keduabelas ABK asal Indonesia ini merupakan wujud dari kerja nyata yang dilakukan pemerintah Indonesia. Sejak tahun 2012, sudah sekitar 728 orang ABK dari 222 kasus yang diselesaikan permasalahannya oleh KBRI Nairobi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Minister Counsellor Perlindungan WNI KBRI Nairobi, Yoshi Iskandar menambahkan, pemulangan 12 ABK Indonesia merupakan hasil kerja sama yang baik antara semua pihak terkait seperti KBRI Nairobi, Kemlu Jakarta, otoritas Somalia, agen Korea Selatan dan UNODC.
"Koordinasi antara pihak-pihak terkait dalam proses pemulangan ABK berlangsung erat," jelas Yoshi.
Menurut Yoshi, biaya pemulangan keduabelas ABK Indonesia ini ditanggung oleh agen ABK.
Β
Kapal Al-Amal adalah kapal penangkap ikan berbendera Yaman dengan awak kapal dari agen/ perusahaan Korea Selatan. Kapal tersebut kandas di lepas pantai Eyl, Puntland, Somalia, setelah dihantam badai. Dari tiga puluh dua orang ABK-nya, dua belas orang adalah berkewarganegaraan Indonesia. Sedangkan sisanya terdiri dari warga Negara Vietnam dan Kenya.
(kff/dnu)












































