Dalam pengarahan yang digelar tertutup itu, Jokowi disebut Ketua DPP PDIP Pramono Anung berbagi cerita tentang pengalamannya memimpin roda pemerintahan. Mulai saat ia menjabat sebagai Walikota Solo, Gubernur DKI, dan kini sebagai presiden.
"Pengalaman itu yang dibagi kepada seluruh kader partai karena apapun PDIP ada di dalam kekuasan tertinggi, dalam hal ini presiden," ujar Pramono di lokasi Rakernas PDIP, JIExpo Kemayoran, Minggu (10/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan beberapa hal berkaitan masalah keamanan. Apapun pemerintah di pusat akan berhasil kalau disupport di daerah," kata Pramono.
Dengan menggunakan jas almamater PDIP, Jokowi menyinggung kemenangan partai berlambang banteng itu saat Pilkada serentak lalu. "Saat ini PDIP telah memenangkan Pilkada pada 2015 dengan angka yang cukup signifikan. Ini diharapkan dapat menjadi percepatan pembangunan pemerintah pusat," ucap Pramono.
Jokowi juga menyampaikan bahwa tahun kedua Kabinet Kerja, adalah tahun percepatan kerja. Sayangnya bapak 3 anak tersebut tidak menyinggung soal reshuffle menteri yang sedang panas menjadi perbincangan.
"Di dalam memberikan arahan presiden beliau menyampaikan perlu mendapat support dari jajaran tingkat provinsi dan daerah. Tidak bisa hanya pemerintah daerah saja, perlu ada sinkronisasi dan dukungan dari pemerintah daerah," beber Pramono.
"Maka yang pertama akan dilakukan, kebetulan ada Mendagri, maka pelantikan Kepala Daerah apabila yang tidak ada persoalan maka segera akan dilakukan. Kemudian yang kedua adalah yang masih ada persoalan mungkin akan dilakukan pada bulan Maret," imbuh pria yang juga menjabat sebagai Seskab itu.
Percepatan kerja yang dimaksud Jokowi adalah mengenai bagaimana segera diselesaikannya pembangunan infrastruktur-infrastruktur di daerah. Khususnya di daerah perbatasan dan daerah Indonesia Timur.
"Dan itu akan banyak dana yang ke daerah. Itu perlu ada banyak pengawasan, penjagaan dan kontribusi dari pemda. Tidak bisa dibiarkan begitu saja. Apa yang disampaikan Pak Jokowi membangun dari pinggiran, dan itu dibuktikan oleh beliau," tutur Pramono.
"Sekarang ini daerah-daerah perbatasan, Indonesia Timur, mendapat lebih prioritas dibanding daerah yang sudah pembangunannya lebih maju yaitu di Jawa," lanjut dia.
Pramono memastikan bahwa semua kader PDIP akan memberikan dukungan kepada pemerintah Jokowi-JK. Termasuk seluruh jajaran dan program kerjanya.
"Kalau itu tidak diminta pun kader PDIP memberikan dukungan kepada pemerintahan yang dimandori oleh pak Jokowi," ungkapnya.
Selain Jokowi, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri juga memberikan pengarahan tertutup kepada para kadernya. Hingga saat ini, pengarahan oleh Megawati masih berlangsung. (elz/khf)











































