Perampokan Apotek di Cipayung yang Terekam CCTV Diotaki Mantan Pegawai

Perampokan Apotek di Cipayung yang Terekam CCTV Diotaki Mantan Pegawai

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 10 Jan 2016 13:24 WIB
Perampokan Apotek di Cipayung yang Terekam CCTV Diotaki Mantan Pegawai
Wajah para tersangka (Foto: Mei Amelia/detikcom)
Jakarta - Aksi perampokan sebuah apotek di Jl Baido, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, akhir Desember 2015 lalu ternyata diotaki oleh mantan pegawai korban. Pelaku, Dwi Fahmi, mengaku merencanakan perampokan karena sakit hati dengan korban.

"Salah satu pelaku pernah bekerja di apotek korban di TKP," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (10/1/2016).

Sementara itu, tersangka Dwi mengaku merencanakan aksi perampokan tersebut karena sakit hari oleh pemilik apotek. Selama 4 bulan bekerja, gaji terakhirnya tidak dibayarkan oleh korban.
Barang bukti yang disita polisi (Mei Amelia/detikcom)
"Saya kenal sama korban, dia punya apotek 15. Saya yang rencanakan, karena gaji saya tidak dibayar selama satu bulan, Rp 1,5 juta buat pulang adik saya sampai minjam-minjam uang kemarin," ucap Dwi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum bekerja di apotek, tersangka Dwi mengaku Dwi bekerja sebagai sopir bus ALS. Ia kemudian bekerja di apotek tersebut, lalu pulang ke kontrakannya di Bekasi setelah keluar dari apotek tersebut.

"Lalu saya mengajak teman-teman saya merampok di situ. Ketemu teman-teman saya ketemu di Bekasi, di kontrakan," ujar Dwi.

Aksi perampokan itu terjadi pada tanggal 27 Desember 2015 malam lalu. Para pelaku mengambil uang apotek sebesar Rp 30 juta dan sejumlah obat anti depresan. Aksi mereka ini terekam CCTV.

Para pelaku kemudian dibekuk pada tanggal 1 Januari 2016 sekitar pukul 00.15 WIB. Dari para pelaku, polisi menyita barang bukti berupa 1 tas ransel bermotif totol-totol, 1 unit iPad milik korban, 1 unit handphone Samsung milik korban dan 1 unit laptop Acer hasil kejahatan. Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP. (mei/hri)


Berita Terkait