Di Depan Jokowi, Mega Sentil BUMN dan Singgung Pansus Pelindo II

Rakernas I PDIP

Di Depan Jokowi, Mega Sentil BUMN dan Singgung Pansus Pelindo II

Indah Mutiara Kami - detikNews
Minggu, 10 Jan 2016 12:37 WIB
Di Depan Jokowi, Mega Sentil BUMN dan Singgung Pansus Pelindo II
Foto: Indah Mutiara Kami/detikcom
Jakarta - Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri banyak membahas soal 'Pembangunan Nasional Semesta Berencana' dalam pidato politiknya, sesuai dengan tema Rakernas I PDIP. Mega pun sempat menyinggung Pansus Pelindo II dan BUMN yang tidak sesuai fungsinya.

"BUMN memiliki fungsi dan menjadi alat Negara untuk meningkatkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Berbeda dengan yang terjadi saat ini. BUMN hanya diperlakukan seperti 'korporasi swasta' yang mengedepankan pendekatan bisnis semata, atau yang sering didengungkan sebagai pendekatan 'business to business'," kata Mega.

Hal itu disampaikan dalam pidato politiknya di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/1/2016). Untuk meluruskan itulah, PDIP mendorong adanya revisi UU tentang BUMN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika DPR memutuskan untuk menggunakan hak dewan, bukan hak Ibu Mega ya, melalui pembentukan Pansus Angket Pelindo II, itu jadi pintu masuk tata kelola BUMN sesuai perintah konstitusi," ujar Presiden ke-5 RI ini.

Mega menegaskan bahwa BUMN harus digunakan untuk kepentingan rakyat. "Saya yakin jika BUMN dikelola dengan baik, akan memberikan konstribusi optimal kepada pembangunan Negara," imbuhnya.

Dia juga menyinggung soal peninjauan kembali kontrak karya yang ada di Indonesia. Kontrak tersebut harus memberi kontribusi bagi rakyat.

"Salah satunya dengan meninjau kembali kontrak-kontrak karya yang ada di Indonesia, agar semaksimal mungkin berkontribusi terhadap kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat. Contohnya yang paling heboh adalah soal PT Freeport Indonesia," ucap Mega.

Seperti diketahui, salah satu rekomendasi Pansus Pelindo II adalah untuk mencopot Menteri BUMN Rini Soemarno. Rini sendiri tidak tampak di Rakernas PDIP ini.

(imk/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads