"CCTV sudah kita periksa dan sudah kita analisis," terang Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo kepada detikcom, Minggu (10/1/2016).
Hendro menyebut aktivitas yang terekam dalam CCTV tersebut terlihat biasa saja. Menurut Hendro, tidak ada hal yang mencurigakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti menduga kematian Mirna tidak wajar.
"Kami ada rekaman CCTV dan keterangan saksi kunci. Ada yang signifikan," ujar Krishna tanpa menyebutkan lebih detail. Namun hasil autopsi menunjukkan Mirna mengalami pendarahan di lambung. (mei/dhn)










































