Romi Cs Tunda Penunjukan Plt Ketum PPP

Romi Cs Tunda Penunjukan Plt Ketum PPP

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 09 Jan 2016 03:18 WIB
Romi Cs Tunda Penunjukan Plt Ketum PPP
Foto: Ilustrasi oleh Mindra Purnomo
Jakarta - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muktamar Bandung, Romahurmuziy (Romi) menyatakan penunjukan pelaksana tugas (Plt) ketum PPP pasca pencabutan SK kepengurusan Muktamar Surabaya, ditunda. Romi ingin penunjukkan Plt ketum dilakukan bersama seluruh pengurus.

"Kita memutuskan adanya penundaan penunjukan Plt. Menunggu komunikasi dengan pihak yang lebih luas dengan harapan dapat mendapatkan keputusan yang lebih berguna. Akan kita ambil pada pekan depan, akan diserahkan kepada wakil ketua umum dan sekjen untuk mengatur waktunya. Tapi besar kemungkinan akan kita ambil Senin (11/1) pada rapat yang kita adakan," ujar Romi usai menggelar rapat konsolidasi kepengurusan Muktamar Bandung di Hotel Ibis Cawang, Jaktim, Jumat (8/1/2016) malam.

Romi memang menyebut kepengurusan PPP kini kembali ke Muktamar Bandung pasca dicabutnya SK Kepengurusan PPP hasil Muktamar Surabaya. Romi di Muktamar Surabaya terpilih menjadi Ketum. Namun karena SK kepengurusan dicabut, otomatis kepemimpinan kembali ke Suryadharma Ali hasil Muktamar Bandung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang kita gunakan sebagai landasan penunjukan Plt sehubungan dengan perkara yang sedang kita hadapi, antara lain Pak Suryadharma yang sedang dalam persoalan," imbuh Romi.

Menurutnya, calon Plt ketum PPP di antaranya Suharso Monoarfa, Emron Pangkapi, Hasrul Azwar atau Lukman Hakim Saifuddin. "Belum kita tentukan. Sekaligus juga saya meralat atas info sebelumnya," katanya.

Rapat konsolidasi pengurus Muktamar Bandung yang dipimpin Romi ini juga menetapkan gelaran Mukernas pada pekan depan. Mukernas nantinya akan memutuskan muktamar islah yang direncanakan digelar bulan ini.

"Musyawarah kerja nasional akan diadakan pada hari Jumat (15/1) pekan depan untuk memungkinkan kita membangun komunikasi kepada pihak yang lebih luas. Harapan kita akan mendapatkan respons positif dengan komunikasi yang kita bangun sehingga mukernas nanti akan dihadiri oleh semua pihak," tutur dia.

(fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads