Saat dikonfirmasi, Jokowi tidak membantah kabar tersebut. Malah Jokowi mengatakan perombakan kabinet itu bisa kapan saja terjadi.
"Bisa bulan 1, bulan 2, bulan 3, bulan 4, terus," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (8/1/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ulangi lagi, reshuffle itu adalah hak prerogatif Presiden. Kamu juga jangan ikut-ikut dorong-dorong, dikte-dikte, desak-desak. Hak prerogatif Presiden," kata Jokowi usai acara di Kantor Kementerian PUPR, Jl Pattimura, Jakarta Selatan, Rabu (6/1). (jor/rvk)











































