Hal itu terlihat dari karangan bunga yang berjejer di rumah duka RS Dharmais, Jl S Parman, Jakarta Barat, Jumat (8/1/2016). Ada sekitar 20an rangkaian bunga yang datang dari berbagai kalangan.
Di antara karangan bunga tersebut ada yang datang dari pengurus RW 18 Sunter, Jakarta Utara, ada dari individu yang juga rekan-rekan Mirna. Beberapa teman Mirna yang pernah bersama di Melbourne, Australia, juga mengirimkan ucapan duka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktivitas di rumah duka tidak terlalu mencolok. Terlihat ada suami Mirna, Arief Soemarko, dan kerabatnya keluar dari rumah duka. Sebagian anggota keluarga juga berada di dalam.
Mirna menulis di laman facebook-nya bersekolah di Swinburne University of Technology dan bekerja sebagai Creative/Art Director di Misca Design. Mirna disebut baru menikah dengan Arief. Foto-foto saat pre-wedding mereka juga diposting Mirna di laman facebook.
Kabar meninggalnya Mirna membuat heboh media sosial. Sebelum dinyatakan meninggal di RS Abdi Waluyo, Mirna sempat menyeruput kopi di sebuah kafe di Grand Indonesia. Ada kabar, Mirna mengkonsumsi obat pelangsing sebelum minum kopi. Namun kabar ini belum terverifikasi. Polisi masih melakukan penelusuran lewat uji laboratorium.
Pihak kafe yang didatangi detikcom belum mau memberikan tanggapan. Sementara keluarga Mirna juga tak mau memberi banyak komentar. Hanya dokter klinik yang pertama kali menangani Mirna memberi penjelasan. (mad/mad)











































