Dalam Sebulan, Bandara Yogya Amankan 2 Orang yang Bercanda Soal Bom

Dalam Sebulan, Bandara Yogya Amankan 2 Orang yang Bercanda Soal Bom

Sukma Indah Permana - detikNews
Jumat, 08 Jan 2016 12:57 WIB
Dalam Sebulan, Bandara Yogya Amankan 2 Orang yang Bercanda Soal Bom
GM Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Agus Pandu Purnama menunjukkan barang yang dibawa calon penumpang (Foto: Sukma Indah P/detikcom
Yogyakarta - Angkasa Pura I hari ini mengamankan seorang nenek yang bercanda mengaku membawa bom. Sebelumnya hal serupa terjadi di tempat yang sama sekitar 3 minggu yang lalu.

"3 Minggu, 13 Desember 2015 yang lalu juga begitu, dia bilang bawa bahan peledak di Terminal B. Dan sudah kami serahkan ke polisi," ujar GM Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Agus Pandu Purnama.

Hal ini disampaikan Pandu kepada wartawan di kantornya, Jalan Raya Solo KM 9, Yogyakarta, Jumat (8/1/2016). Pelaku yang berinisial DN merupakan pria berusia 52 tahun yang akan terbang menuju Jakarta dengan pesawat Sriwijaya.

"Alasannya mereka bilang karena pemeriksaan terlalu ketat. Dibilang rempong dan lebay," tutur Pandu.

Pandu menjelaskan menurut UU Penerbangan No 1 tahun 2009, dalam salah satu pasalnya menyampaikan bahwa setiap orang yang menyampaikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan hingga mengakibatkab kecelakaan atau kerugian akan dikenai hukuman pidana.

"Ancaman paling berat 1 tahun (penjara)," tegasnya.

Dia menyayangkan ada penumpang yang belum mengerti tentang pentingnya pemeriksaan sebelum penerbangan. Dalam Peraturan Menteri Perhubungan No 127 tahun 2015 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional, penumpang diwajibkan melepas ikat pinggang, jam tangan, HP sehingga ketika masuk ke walk trough dalam keadaan lepas dari benda-benda metal.

"Mengapa? Karena saya pernah dapat seperti ini 3 kali," ujar Pandu sambil memperlihatkan ikat pinggang yang pengaitnya bisa dilepas dan di dalamnya terdapat pisau.

Dalam kesempatan ini Pandu juga memperlihatkan dompet dan pisau yang ditempatkan di dalam stik.

"Kalau dulu kan hanya bilang, ini saya pakai ikat pinggang. Lewat, bisa. Sekarang harus dilepas," tuturnya.

Peristiwa seperti ini sudah berulangkali terjadi di beberapa bandara Indonesia. Namun tetap saja ada calon penumpang atau penumpang yang masih nekat melakukannya. Padahal ancaman pidananya jelas, seperti tertulis di sini. (sip/try)


Berita Terkait