"Itu fitnah yang keji. Agun orang hukum tapi tidak paham hukum, ya sama dengan goblok itu," kata Nurdinย saat dihubungi, Jumat (8/1/2016).
Menurut Nurdin, Agun hanya berpikir untuk kepentingan pribadinya. Nurdin menyebut Agun sakit hati karena tidak dijadikan wakil ketua MPR oleh Aburizal Bakrie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurdin menegaskan dia selalu mengikuti aturan partai. Termasuk saat mengumpulkan DPD I dengan agenda Konsultasi Nasional di The Grand Bali Hotel Sanur, Senin (4/1) yang lalu.
"Itu sesuai anggaran rumah tangga. Saya selalu bertindak sesuai dengan aturan organisasi," ucap mantan bos PSSI ini.
Sebelumnya, sejumlah pengurus Golkar baik dari Munas Ancol dan Bali berkumpul di kantor Akbar Tandjung. Saat itulah, Agun menumpahkan uneg-unegnya.
"Ini dengarkan ya, perusak Golkar itu tidak jauh-jauh! Catat ini! Perusak Golkar itu ada yang namanya Aburizal Bakrie (Ical), Idrus Marham, Nurdin Halid, Aziz Syamsuddin, sama Setya Novanto. Enggak jauh-jauh!" kata Agun di Kantor Akbar Tandjung Institute, Kompleks Liga Mas Indah Blok B, No A-1, Perdatam Raya, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016).
(imk/tor)










































