Cerita AKBP ALbert yang Dipanggil Wakabareskrim Soal Kasus Ancaman Herman

Cerita AKBP ALbert yang Dipanggil Wakabareskrim Soal Kasus Ancaman Herman

Idham Kholid - detikNews
Jumat, 08 Jan 2016 09:58 WIB
Cerita AKBP ALbert yang Dipanggil Wakabareskrim Soal Kasus Ancaman Herman
Foto: Idham/detikcom
Jakarta - AKBP Albert Neno Selasa kemarin menyambangi Bareskrim Polri. Saat itu, Albert bertemu langsung dengan Wakabareskrim Irjen Syahrul Mamma untuk menjelaskan kasus pengancaman yang dilaporkannya. Mengapa?

"Memang saya dari Kupang sebenarnya sudah dipesan seperti itu, penyerahannya dan pelimpahan berkas itu di situ, staffnya," kata Albert saat dihubungi detikcom, Jumat (8/1/2015).

Albert tidak datang sendiri dari Kupang, Kapolda NTT Brigjen Endang Sunjaya, Dir Krimsus Polda NTT dan penyidik juga turut hadir di acara itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kami dipanggil ke sana (Bareskrim) danย  bertemu dengan Pak Wakabareskrim itu, beliau ingin mendengarkan ceritanya dan kronologinya secara utuh. Sehingga saya kesana menyampaikan itu," ujarnya.

Albert menegaskan tidak akan mencabut laporannya. Pernyataan tersebut disampaikannya kepada Wakabareskrim dan Anggota DPR RI Herman Hery yang juga hadir.

"Iya, saya juga sudah sampaikan ke Pak Wakaba, Pak Herman, saya sampaikan di depan beliau, sudah saya sampaikan juga (tidak akan cabut laporan)," ujarnya.

Diketahui, Albert Neno ke Bareskrim pada Selasa (5/1) lalu. Albert dan Herman keluar berbarengan dari gedung Bareskrim sekitar pukul 15.00 WIB.

Menurut Herman, dia datang ke Bareskrim atas inisiatif sendiri. Tidak ada janji pertemuan sebelumnya.

"Saya cari beliau susah. Saya telpon Pak Kapolda, katanya ada di sini, saya temui," ujar Herman di Bareskrim.

Herman menjelaskan, kendati sudah bertemu, namun penanganan kasus tetap berjalan.

"(Laporannya dicabut?) Tidak, berjalan tetap dalam penyelidikan profesional. Tanpa intervensi siapapun. Yang penting sebagai manusia meminta maaf," ujarnya. (idh/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads