"Memang saya dari Kupang sebenarnya sudah dipesan seperti itu, penyerahannya dan pelimpahan berkas itu di situ, staffnya," kata Albert saat dihubungi detikcom, Jumat (8/1/2015).
Albert tidak datang sendiri dari Kupang, Kapolda NTT Brigjen Endang Sunjaya, Dir Krimsus Polda NTT dan penyidik juga turut hadir di acara itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Albert menegaskan tidak akan mencabut laporannya. Pernyataan tersebut disampaikannya kepada Wakabareskrim dan Anggota DPR RI Herman Hery yang juga hadir.
"Iya, saya juga sudah sampaikan ke Pak Wakaba, Pak Herman, saya sampaikan di depan beliau, sudah saya sampaikan juga (tidak akan cabut laporan)," ujarnya.
Diketahui, Albert Neno ke Bareskrim pada Selasa (5/1) lalu. Albert dan Herman keluar berbarengan dari gedung Bareskrim sekitar pukul 15.00 WIB.
Menurut Herman, dia datang ke Bareskrim atas inisiatif sendiri. Tidak ada janji pertemuan sebelumnya.
"Saya cari beliau susah. Saya telpon Pak Kapolda, katanya ada di sini, saya temui," ujar Herman di Bareskrim.
Herman menjelaskan, kendati sudah bertemu, namun penanganan kasus tetap berjalan.
"(Laporannya dicabut?) Tidak, berjalan tetap dalam penyelidikan profesional. Tanpa intervensi siapapun. Yang penting sebagai manusia meminta maaf," ujarnya. (idh/ndr)











































