"Motifnya masih didalami," kata Kapolresta Bima AKBP Norman saat dihubungi detikcom lewat telepon, Jumat (8/1/2016).
Menurut Norman, tidak ada bentrok atau keributan sebelum mahasiswa asli Bima itu dibacok. "Dia keluar ruangan langsung dibacok," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rhoma tewas dengan luka bacok di bagian dan kepala usai perkuliahan, Kamis (7/1/2015) kemarin. Rhoma sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Rhoma sendiri telah dikebumikan oleh keluarganya.
"Pelaku diduga dua orang, masih satu fakultas," tandasnya. Rhoma diketahui merupakan mahasiswa Fakultas Bimbingan dan Konseling Pendidikan angkatan 2013 di kampus tersebut.
Informasi yang dihimpun detikcom, peristiwa ini disebut bermula dari kejadian sepele. Sebelum tewas dibacok, Rhoma dilihat rekannya melerai mahasiswa lain yang tengah berselisih karena salah satunya terserempet motor di kampus tersebut. Diduga pelaku tidak terima korban ikut campur dalam peristiwa itu. (idh/bar)










































