Polisi: Nasir dan Pelaku Penusukan Sering Curi Kambing

Polisi: Nasir dan Pelaku Penusukan Sering Curi Kambing

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 07 Jan 2016 23:13 WIB
Polisi: Nasir dan Pelaku Penusukan Sering Curi Kambing
Suryadi alias Jambrong (Foto: Mei Amelia/detikcom)
Tangerang - Suryadi alias Jambrong (25) ditangkap polisi karena diduga membunuh teman 'seperjuangannya' Nasir (40). Suryadi dan Nasir diketahui sama-sama pelaku pencurian spesialis hewan ternak yang sudah sering beraksi di wilayah Tangerang.

"Tersangka Suryadi ini dia residivis kasus pencurian kambing pada tahun 2013. Saat itu dia divonis 7 bulan penjara," kata Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Begitu juga dengan Nasir, di lingkungan keluarganya, dia dikenal sebagai pencuri kambing. "Istri korban juga tahu kalau korban suka mencuri kambing," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi mengungkapkan, pada 22 Desember 2015 dini hari lalu, Nasir, Supriyadi, Madi, Uja dan Odot serta satu orang lainnya melakukan pencurian 4 ekor kambing di kawasan Rajek, Kabupaten Tangerang. Pengakuan Suryadi, dia dan Nasir bertugas mengeksekusi kambing di tempat, sementara yang lainnya bertugas mengawasi keadaan sekitar.

Baca juga: Nasir Tertusuk Temannya Saat Curi Kambing di Tangerang

Setelah 4 ekor kambing ini disembelih, lalu dibawa ke sawah yang berjarak sekitar 5 meter dari kandang kambing. Penjagalan kambing dilakukan keduanya secara senyap.

"Pengakuan awal tersangka, pada saat mencuri kambing ini ada satu anak kambing yang lepas, kemudian tetangga pemilik kambing sempat keluar dan menyenter ke arah kandang kambing, lalu membuat panik dan berusaha kabur lalu terjatuh dan Nasir ini tertusuk pisau yang dibawa oleh tersangka Supriyadi," paparnya.
Korban kemudian meninggal. Pelaku bersama dua orang lainnya kemudian mengantarkan jasad korban ke rumahnya di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

"Kepada istri korban, tersangka mengaku bila korban ketahuan mencuri lalu dikeroyok massa dan ngakunya sempat mau dibawa ke rumah sakit, tetapi dalam perjalanan meninggal," imbuhnya.

Tetapi, keterangan berbeda diungkap pihak Polsek Pakuhaji. Menurut Polsek Pakuhaji, saat pencurian terjadi, tidak ada saksi warga sekitar yang melihat pencurian kambing tersebut.

"Pemilik baru tahu kambingnya hilang pada pagi harinya. Saat kejadian, pemilik tidak mendengar suara apapun," tambahnya.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami motif pembunuhan tersebut, apakah sesuai dengan keterangan tersangka atau tidak. Polisi juga akan melakukan rekonstruksi untuk membuat terang kematian korban tersebut.

"Itu kan baru pengakuan awal. Makanya kami akan mendalami lagi untuk kemungkinan motif lainnya," tuturnya.

Sementara, polisi menyita barang bukti berupa pakaian dan jaket korban yang digunakan saat kejadian. Polisi masih mencari sebilah pisau yang membuat korban tertusuk hingga tewas.

"Pengakuan tersangka, pisaunya dibuang di kali," tutupnya.

Tersangka ditangkap tim gabungan Subdit Ranmor Polda Metro, Subdit Jatanras Polda Sumsel, Polres Tangerang dan Polsek Pakuhaji di Palembang, Sumatera Selatan dini hari tadi. (mei/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads