"Saya tanya sama dia 'Kamu takut enggak kalau aku enggak jadi gubernur lagi?' Dia jawab 'Oh enggak Pak, kita mah profesional Pak. Kalau kita kerja baik, di mana pun juga orang akan memperkerjakan saya'," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (7/1/2016).
Jawaban itu membuat Ahok optimis. Sebab selama ini setiap kali ia mewawancarai calon pimpinan, kebanyakan dari mereka selalu khawatir bagaimana jika Ahok sudah tidak lagi menjadi DKI-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkesan dengan beragam pengalaman yang dimilikinya, Ahok pun tertarik membajak Budi untuk menggantikan ANS Kosasih. Diharapkan di bawah kepemimpinan Budi, TransJ bisa lebih 'berlari' kencang.
"Ngapain aku seleksi? Aku coba bajak saja dia balik. Makanya saya yang senang ini kalau saya enggak jadi gubernur lagi, kerja di manapun diterima orang karena dia memang profesional," sambungnya.
Meski demikian, Ahok tidak menyebut kinerja Kosasih selama ini buruk. Menurut Ahok, Kosasih sudah bekerja dengan baik hanya saja kurang gesit.
"Kosasih bukan jelek ya, tapi itu dia lamban. Masa dua tahun bus enggak jadi-jadi dibeli. Aku juga kan jadi senewen juga," tutup Ahok. (aws/dra)











































