Ketua Umum Projo Budi Arie mengatakan, agenda makan siang bersama itu berlangsung di Istana Kepresidenan, sekitar pukul 12.00 WIB, Kamis (7/1/2016). Ada sekitar dua jam pertemuan berlangsung.
Pertemuan berlangsung santai. Isu perombakan kabinet pun ikut dibahas dalam pertemuan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan itu, para relawan yang tergabung dari berbagai kelompok seperti Projo, Bara JP, Seknas Jokowi dan lainnya, ikut memberikan masukan kepada Presiden Jokowi. Menurut mereka, kinerja pemerintahan banyak yang harus diperbaiki.
"Memang kita diskusi tentang kinerja pemerintahan. Kita menilai banyak yang harus diperbaiki. Presiden sudah tahu," katanya.
Meski demikian, lanjut Arie, para relawan tak mau menekan-nekan atau mendikte Presiden terkait perombakan Kabinet Kerja.
"Kita dukung penuh dalam reshuffle itu. Kita enggak mau menekan-nekan. Semua kita kembalikan kepada Presiden," katanya.
"Parpol punya peran mencalonkan, tapi keputusan tetap di rakyat," tambahnya.
Lalu, bagaimana sikap Jokowi soal reshuffle?
"Intinya, demi kinerja, Presiden sudah punya bahan yang komprehensif. Presiden sudah punya bahan dan saya yakin presiden punya keputusan-keputusan terbaik," katanya. (jor/van)











































