Begini Kesulitan Polisi dalam Ungkap Kasus Pencurian Bagasi

Sindikat Pencuri Bagasi

Begini Kesulitan Polisi dalam Ungkap Kasus Pencurian Bagasi

Yulida Medistiara, - detikNews
Kamis, 07 Jan 2016 16:35 WIB
Begini Kesulitan Polisi dalam Ungkap Kasus Pencurian Bagasi
Foto: Yulida/detikcom
Jakarta - Terkuaknya kriminalitas porter Lion Air membuka borok sindikat pencurian bagasi di bandara. Pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta menyampaikan bahwa selama ini, apabila terjadi kriminalitas pencurian, polisi tak pernah menerima laporan.

"Kami memang selama 2015, tidak ada masyarakat yang melapor secara langsung kepada kami sehingga menjadi dasar untuk mengusut kasus pencurian," jelas Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Azhari Kurniawan, Kamis (7/1/2016).


Menurut Azhari, penyebabnya, dia menduga kemungkinannya para penumpang ini menyadari telah menjadi korban pencurian setelah di tempat tujuan. Misal pencurian di Jakarta tapi ketika sampai di tempat tujuan di Pekanbaru baru diketahui.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian bingung ke kepolisian mana untuk melaporkan apakah di Polres Bandara Soetta apa di Polres wilayah Pekanbaru," terang dia.

Hal lainnya, kemudian biasanya masyarakat ini jufa sudah terlebih dahulu melapor ke pihak maskapai sehingga perlu ditindaklanjuti dulu dengan pihak maskapai.


"Entah kemudian diganti rugi sesuai peraturan Menteri Perhubungan, atau dengan langkah-langkah oleh pihak maskapai untuk menyelesaikannya sehingga masyarakat entah sudah merasa puas atau tidak tapi tidak melakukan pencurian artinya membuat tidak tercatat di kami untuk seharusnya bisa untuk melakukan pencatatan selanjutnya," tegas dia.

Padahal semestinya masyarakat penumpang yang kehilangan melapor ke Polres Bandara di manapun.

"Saya kira bisa masyarakat bisa melaporkan barang itu hilang dimana apakah di bandara asal apa ditujuan karena dari beberapa fakta yang ada karena terjadinya pencurian ini terjadi bisa saat terjadinya loading atau saat menaikan barang penumpang maupun saat unloading yaitu saat menurunkan bagasi unit penumpang," tutup dia.

(/faj)


Berita Terkait