"Saya ditargetkan Pak Gubernur tahun ini, kira-kira mencapai.. ya masih bisa dijajaki, tapi itu 1000 bus tahun ini," papar Budi usai sertijab di kantor TransJ, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (7/1/2015).
Dia menjelaskan pemilihan armada bus nanti dipastikan buatan Eropa. Selain mudah dalam perawatan, beberapa merek agen bus eropa sudah berada di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara keseluruhan Budi belum memiliki gambaran dalam pembiayaan pengadaan armada baru. Namun dari beberapa diskusi didapatkan solusi salah satunya pembiayaan di luar bank.
"Untuk kontrak kilometer tetap ada karena saya yakin tidak ada satu industri atau tidak ada pelayanan publik tidak ada jaminan atau sumbangan subsidi pemerintah, jadi hal itu tetap dilakukan seperti itu supaya menjamin ada sinkronisasi dan kekontinyuan dalam pelayanan masyrakat," pungkasnya.
(edo/Hbb)










































