Menanggapi hal itu, Pemerintah Indonesia menyampaikan bahwa ketegangan tersebut sangat mengkhawatirkan dan akan mempunyai dampak sangat besar bagi negara di dunia.
"Indonesia secara proaktif telah melakukan komunikasi dengan berbagai negara dan organisasi. Diantaranya dengan Arab Saudi, Iran, Malaysia, Uni Emirat Arab, Qatar, Turki, Rusia, dan Sekjen OKI," kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri (PPTM) Luar Negeri di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jalan Pejambon No 6, Jakarta, Kamis (7/1/2016).
"Komunikasi tersebut adalah untuk meminta kepada para pihak untuk menahan diri agar situasi tidak semakin buruk. Indonesia sangat concern dalam menjaga stabilitas perdamaian di kawasan timur tengah," lanjutnya.
Retno mengharapkan agar Arab Saudi dan Iran segera berdamai. Karena menurutnya, kedua negara tersebut memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan timur tengah.
"Saya ingin meyakinkan bahwa sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia akan terus menjadi penggerak utama dalam menebarkan nilai Islam yang rahmatan lil alamin," tutur Retno. (yds/rvk)











































