"Penemuan mortir tersebut betul. Barang buktinya masih disimpan oleh pihak Paldam VII/Wirabuana, saat ini proses penyelidikan. Belum ada yang diperiksa," ujar Kapolsek Ujung Pandang Kompol Nahu Thaiyeb saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (6/1/2016).
Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam VII/Wirabuana Kolonel CZI I Made Sutia saat dikonfirmasi terpisah menyebutkan bahwa granat mortir tersebut sudah diperiksa dan hasilnya tidak aktif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutia menambahkan bahwa granat tersebut masih berada di kantor Paldam VII/Wirabuana dan nantinya akan diserahkan ke pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun detikcom, mortir tersebut menyerupai granat buatan Pindad berkaliber 50 mm, ditemukan oleh pria bernama Mimin yang langsung melaporkan mortir tersebut ke kantor Pomdam VII/Wirabuana di jalan Jenderal Sudirman, yang letaknya berhadapan dengan Rujab Gubernur Sulsel.
Menurut Mimin mortir tersebut dilempar oleh pengendara mobil Toyota Avanza hitam dan sempat mengenai sepeda motornya, Honda Scoopy berplat DD 5191 DV.
Saat ini benda mortir tersebut masih disimpan di kantor Paldam setelah diamankan oleh anggota piket Pomdam sekitar pukul 03.00 wita, dini hari tadi. (mna/miq)










































