Forkot Ajak Aksi Mogok Nasional 10 Maret
Minggu, 06 Mar 2005 14:15 WIB
Jakarta - Forkot (Forum Kota) menolak kenaikan harga BBM. Karena itu, pada Kamis (10/3/2005) mendatang, Forkot akan melakukan aksi mogok nasional. Forkot mengajak semua elemen masyarakat untuk mogok nasional pada hari itu. Rencana aksi mogok nasional ini disampaikan pimpinan Forkot Adian Napitupulu kepada wartawan dalam jumpa pers Fakultas Hukum Universita Kristen Indonesia (UKI), Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (6/3/2005). Menurut Adian, aksi mogok nasional akan dilaksanakan satu hari penuh, mulai pukul 06.00 WIB sampai 24.00 WIB. Adrian yakin, seruan aksi mogok nasional akan diikuti oleh sejumlah elemen, seperti sopir angkot, buruh, mahasiswa, dan lain-lain. Setidaknya, kata Adian, sudah ada 64 kota yang akan mengikuti aksi ini. "Harapan kita, pada waktu itu nanti tidak ada kegiatan sama sekali. Aksi mogok nasional dilakukan karena melihat aksi-aksi yang dilakukan oleh berbagai elemen sejak enam hari lalu tidak digubris pemerintah," kata dia. Dalam aksi 10 Maret nanti, kata Adian, Forkot akan menyampaikan tiga tuntutan rakyat (Tritura), yaitu pertama, tolak kenaikan harga BBM dan turunkan harga, kedua, penjarakan koruptor dan sita harganya, ketiga, tolak utang luar negeri dan neo imperialisme. Saat ditanya wartawan, bagaimana bila aksi Forkot ini ditentang aparat keamanan, Adian menyatakan, aksi akan jalan terus. "Kalau direpresi, ya melawan saja. Rakyat itu melawan mati, gak melawan juga mati. Jadi, lebih baik mati melawan, daripada mati tanpa perlawanan," kata dia.
(asy/)











































