PT AP II Tambah CCTV dan Buat Sistem Bagasi Otomatis di Semua Bandara

Sindikat Pencuri Bagasi

PT AP II Tambah CCTV dan Buat Sistem Bagasi Otomatis di Semua Bandara

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Rabu, 06 Jan 2016 16:24 WIB
PT AP II Tambah CCTV dan Buat Sistem Bagasi Otomatis di Semua Bandara
Foto: Edward Febriyatri Kusuma/detikcom
Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) memperketat keamanan guna mencegah pencurian bagasi. Caranya, menambah CCTV dan menerapkan sistem bagasi otomatis di semua bandaranya.

"Kami telah melakukan upaya memperketat keamanan guna menghilangkan potensi kehilangan atau kerusakan bagasi, di antaranya dengan penambahan CCTV sebanyak 30 persen untuk pemantauan dengan jangkauan lebih luas selama 24 jam," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi.

Hal itu dikatakan Budi dalam konferensi pers di Gedung 600, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (6/1/2015). Budi dalam jumpa pers didampingi Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Roycke Harie Langie, Direktur Operasional Lion Air Daniel Putut Kuncoro Adi, Kabid Operasi Bandara Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Dadang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CCTV berperan penting mencegah pencurian bagasi karena terungkapnya sindikat pencuri bagasi penumpang oleh oknum porter yang menangani bagasi Lion Air berkat bantuan pemantauan CCTV. Kemudian temuan dari CCTV itu dikoordinasikan PT AP II dengan Polres Bandara dan Aviation Security.

"Ke depan PT Angkasa Pura II akan terus melakukan langkah strategis mengenai keamanan dan kenyamanan penumpang, antara lain dengan menerapkan sistem bagasi otomatis BHS (Baggage Handling System) di semua bandara yang berada di bawah kewenangan AP II. Selain itu meningkatkan kordinasi dengan maskapai di ground handling dalam meningkatkan pelayanan bandara," sambung Budi.

Dikatakan Budi, PT AP II melakukan pembenahan Bandara Soekarno-Hatta untuk lebih baik dalam pelayanan. Pihak AP II melakukan kerja sama dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

"Sekitar bulan Mei dan Juni bersama YLKI kita melakukan survei untuk mencari permasalahan di Bandara Soekarno-Hatta. 10 masalah yang kami catat antara lain taksi gelap, parkir, trolley, asap rokok di bandara, toilet tidak bersih, kursi tunggu yang kurang hingga petugas tidak ramah, serta proter yang nakal. Itu 10 besar temuan YLKI sehingga kami bersama stake holder bersama Polri akan melakukan perbaikan,"

Budi mengatakan terungkapnya kasus ini akan jadi moment pembenahan Bandara Soekarno-Hatta. Lantaran permasalahan ini sudah menjadi masif.
Halaman 2 dari 1
(edo/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads