Anggap Ahok Pengkhianat, Gerindra Tutup Pintu di Pilgub DKI 2017

Anggap Ahok Pengkhianat, Gerindra Tutup Pintu di Pilgub DKI 2017

Danu Damarjati - detikNews
Selasa, 05 Jan 2016 13:13 WIB
Anggap Ahok Pengkhianat, Gerindra Tutup Pintu di Pilgub DKI 2017
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Partai Gerindra DKI sudah mengantongi delapan nama bakal calon gubernur DKI 2017 dan akan segera mengerucutkannya menjadi tiga nama saja pada 15 Januari 2015 nanti. Apakah Gerindra bakal menggaet Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) untuk berlaga lagi di Pilgub DKI 2017?

"Enggak mungkin lah, dia sudah berkhianat kok," kata Ketua DPD Partai Gerindra DKI Mohammad Taufik saat berbincang, Selasa (5/1/2016).

Sebagaimana diketahui, Ahok pernah menjadi anggota Partai Gerindra sebelum akhirnya keluar. Ahok kini bakal maju di Pilgub DKI 2017 lewat jalur independen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Gerindra saat ini masih memroses siapa gerangan calon gubernur yang bakal diusung. Bila syarat 22 kursi tak terpenuhi untuk mencalonkan di Pilgub DKI, maka Gerindra yang punya 15 kursi di DPRD DKI ini harus berkoalisi, alias calon wakil gubernurnya bisa jadi berasal dari partai lain. Namun demikian, Gerindra mengusahakan bakal mengusung cagub dan cawagub dari partainya sendiri.

"Bukan tidak mungkin kita calonkan pasangan dari internal sendiri," kata Taufik.

Apa bisa calon yang diusung Gerindra mampu mengalahkan Ahok? Taufik optimis. Apalagi pemilihan juga masih cukup lama. Dia memprediksi Ahok tak akan terpilih lagi.

"Saya yakin rakyat Jakarta enggak akan memilih Ahok lagi. Bagaimana orang sekasar itu akan dipilih rakyat Jakarta? Dulu Pilgub DKI 2012, orang memilih Jokowi, bukan Ahok. Sekarang Ahok jadi Gubernur itu karena tetesan saja," ujar Taufik. (dnu/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads