"Tetap padat pengunjung. Setelah kejadian bom, warga biasa-biasa saja. Kemarin juga ramai orang-orang rekreasi ke sini," ujar Hidayat (72), salah satu juru parkir di kawasan Alun-alun Bandung, Minggu (3/1/2016).
Tidak khawatirnya warga terkait bom molotov pada Jumat (1/1) salah satunya diungkapkan oleh Riyan (33). Riyan bersama keluarganya tetap memilih bersantai di taman alun-alun yang terkenal dengan rumput sintetisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu lalang orang-orang nampak ramai di seputaran pusat kota ini. Kendaraan roda dua dan empat keluar masuk ke area parkir basement Alun-alun Bandung. Para warga yang mayoritas keluarga terlihat ceria merasakan liburan di tempat tersebut.
Di lokasi kejadian meledaknya bom paku masih dipasang garis polisi. Garis polisi ini jadi perhatian warga yang tengah berada di Taman Alun-alun Bandung.
Taman Alun-alun Bandung, Minggu (3/1/2016) Baban Gandapurnama/detikcom |
Hingga kini polisi terus mengumpulkan bukti dan petunjuk guna mengungkap pelaku yang meletakan bom molotov berisi paku di kolong mobil kru tvOne. Insiden ledakan tidak menimbulkan korban jiwa.
(Baca juga: Polisi Teliti Kaleng, Baterai dan Paku di Depan Rumah Dinas Ridwan Kamil)
Tim gabungan Polrestabes Bandung dan Polda Jabar berupaya keras menyelisik motif di balik peristiwa tersebut. Puslabfor Mabes Polri turun tangan membantu meneliti barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara.
Garis polisi di lokasi ledakan bom molotov, Minggu (3/1/2016). Foto: Baban Gandapurnama/detikcom |












































Taman Alun-alun Bandung, Minggu (3/1/2016) Baban Gandapurnama/detikcom
Garis polisi di lokasi ledakan bom molotov, Minggu (3/1/2016). Foto: Baban Gandapurnama/detikcom