Anak-anak Pemulung Juga Berhak Bermain dan Gembira

Anak-anak Pemulung Juga Berhak Bermain dan Gembira

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Minggu, 03 Jan 2016 12:48 WIB
Anak-anak Pemulung Juga Berhak Bermain dan Gembira
Foto: Ahmad Masaul
Jakarta - Pagi ini terasa berbeda dengan hari lainnya bagi anak-anak di perkampungan pemulung Jurang Mangu, Tangerang Selatan. Mereka kedatangan teman-teman baru yang mengajak bermain dan gembira.

Perkampungan pemulung ini terletak sekitar 800 meter dari Jalan Ceger Raya. Jalannya pun masih belum diaspal masih tanah batu seadanya supaya tidak terlalu licin saat hujan.

Ketika masuk gang, kampung tersebut belum terlihat. Semak belukar masih menutup lahan yang masih terlihat kosong. Setelah sampai ujung gang baru terlihat sebuah perkampungan pemulung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perkampungan ini memanjang dengan dibelah sungai kecil. Sebelah selatan perkampungan ada kelompok lebih besar dengan musala di tengah dikelilingi rumah semi permanen dengan bahan seadanya.

Foto: Ahmad Masaul Khoiri


Pagi tadi, Minggu (3/1/2016), anak-anak di perkampungan tersebut berkumpul mengikuti acara 'Berbagi Ceria' yang diadakan oleh Rumah Amalia. Riuh dan keriaan tergambarkan dari antusias anak-anak ketika mengikuti berbagai kegiatan yang ada.

Kegiatan berbagi kebahagiaan kepada anak pemulung ini bertujuan agar anak bisa senang walaupun dengan segala keterbatasannya. Mulai dari membuat origami, menggambar, menari, dan membuat kalung gelang cantik dari manik-manik.

Anak-anak tersebut terlihat senang mengikuti rangkaian acara. Karena acara biasanya hanya mengaji dan kegiatan les bareng mahasiswa STAN.

Foto: Ahmad Masaul Khoiri


Romadhon, anak kelas 5 SD di perkampungan tersebut mengaku senang sekali dengan kegiatan ini. "Saya mendapat hadiah sarung tadi. Seneng banget nanti buat salat," imbuhnya.

Perkampungan pemulung ini cukup bersih karena jauh dari pembuangan sampah. Anak-anak pun biasa bermain di dalam dan luar rumah.

Nina, Icha, Zaitun dari Rumah Amalia senang bisa bermain bersama mereka. Anak-anak itu pun serentak berujar "kami senang bisa baksos di sini. Rencananya kami mau berbagi dan yang dibagikan di Rumah Amalia ke sini".
Foto: Ahmad Masaul

Pendiri Rumah Amalia, Muhamad Agus Syafii, menjelaskan, kegiatan di kampung pemulung merupakan resolusi yang merupakan langkah awal untuk tahun 2016. Kegiatan ini juga betujuan untuk mengedukasi masyarakat betapa pentingnya hak bermain anak. Karena dalam seminggu seharusnya ada satu hari untuk anak bermain

"Kita membawa hal baru bagi anak di Yayasan Rumah Amalia bahwa saudaranya banyak. Berhenti mengutuk keadaan mari berbagi kebahagiaan. Sekitar 50 anak-anak pemulung kita ajak bermain belajar bersama," tutur Agus. (mad/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads