Kemenhub: 15 Ribu Kendaraan dari Sumatera Belum Kembali ke Jakarta

Kemenhub: 15 Ribu Kendaraan dari Sumatera Belum Kembali ke Jakarta

Idham Kholid - detikNews
Sabtu, 02 Jan 2016 17:00 WIB
Kemenhub: 15 Ribu Kendaraan dari Sumatera Belum Kembali ke Jakarta
Foto: Idham Khalid
Banten - Sekitar 26 ribu kendaraan roda empat dan roda dua melintasi Pelabuhan Merak Banten selama libur Natal dan Tahun baru. Dari jumlah itu, baru 11 ribu kendaraan yang telah kembali ke Jakarta.

"Berarti masih ada 15 ribu kendaraan yang belum kembali," kata Plt Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Sugihardjo.
15 Ribu kendaraan belum kembali ke Jakarta


Sugihardjo menyampaikan itu setelah berkoordinasi dengan GM Pelabuhan Merak Yanus Lentanga dan jajaran terkait di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (2/1/2016). Peninjauan dan koordinasi ini dilakukan terkait persiapan puncak arus balik yang diperkirakan akan terjadi Minggu 3 Januari besok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak pelabuhan telah menyiapkan 28 kapal besar untuk angkutan liburan natal dan tahun baru. Sejauh ini lima dermaga dioperasikan. Jika terjadi kepadatan maka dermaga akan ditambah.

Selain itu, kata Sugiharjo, kemacetan panjang yang terjadi pada 23 dan 24 Desember lalu disebabkan oleh penerapan sistim e-ticketing yang baru diterapkan layanannya masih lambat sehingga tidak berjalan dengan baik dan berdampak pada antrean. "Kita akan sempurnakan sistemnya," ujarnya.

Sugihardjo juga melakukan video conference dengan Dirlantas Polda Banten yang berada di Mercu Suar, Anyer. Keduanya berkoordinasi terkait skema pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan dan macet panjang.
Sugihardjo video conference dengan Dirlantas Polda Banten


"Arus warga yang ingin ke Pantai Anyer masih tinggi tapi kita akan segera tambah anggota di Pelabuhan Merak jika terjadi lonjakan," ujarnya.

"Sampai hari ini arus ke Anyer sangat padat, terutama di exit Tol Cilegon Timur dan Barat. Kami gunakan sistim buka tutup, one way, pagi yang ke arah Anyer, sore pukul 17.00 WIB yang ke Jakarta," tandasnya. (idh/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads