Plt Dirjen Perhubungan Darat ke Operator Tol: Tambah Petugas Transaksi!

Plt Dirjen Perhubungan Darat ke Operator Tol: Tambah Petugas Transaksi!

Idham Kholid - detikNews
Sabtu, 02 Jan 2016 12:52 WIB
Plt Dirjen Perhubungan Darat ke Operator Tol: Tambah Petugas Transaksi!
Foto: Idham Khalid
Jakarta - Proses transaksi di gerbang tol yang lambat menjadi salah satu penyebab terjadinya antrean dan kepadatan. Dalam aturan yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan, proses transaksi tidak boleh di atas 8 detik.

Seperti yang tampak di gerbang Tol Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (2/1/2016), Plt Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Sugihardjo mengecek langsung proses transaksi masih menghabiskan waktu bahkan hingga belasan menit.

Dengan stopwatch ponsel genggam, Sugihardjo menghitung durasi transaksi. Hasilnya beragam. Dari yang 10 detik, 6.6 detik, hingga 17 detik. Volume kendaraan yang masih sepi memang tidak membuat antrean panjang di gerbang tol itu.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini kan kalau kita lihat, siang ini cenderung sepi, jangan senang, karena bisa jadi akan penumpukan besok," kata Sugihardjo kepada Direktur Umum Lintas Marga Sedaya selaku operator Tol Cikampek-Palimanan.

"Tadi saya lihat rata-rata lebih dari 8 detik, Harus ada petugas pendamping untuk pengembalian. Saya sarankan dua petugas ya. Tahun depan pakai sistem elektronik," sambungnya.

Menanggapi itu, Edwin menjanjikan menambah petugas transaksi agar tidak terjadi penumpukan. Di samping itu, lanjutnya, upaya agar lalu lintas arus balik liburan tahun baru juga telah disiapkan. "Kami optimalkan gardu, dari 15 gardu, hari ini dan besok 12 gardu untuk dari arah Palimanan, 3 gardu dari arah Jakarta," ujar Edwin. (idh/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads