Cerita Ridwan Kamil dan Peneror Bom Iseng

Cerita Ridwan Kamil dan Peneror Bom Iseng

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 01 Jan 2016 15:52 WIB
Cerita Ridwan Kamil dan Peneror Bom Iseng
Foto: Avitia Nurmatari
Jakarta - Bom molotov meledak di depan rumah dinas Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Peneror iseng ini masih misterius.

Ledakan low explosive ini terjadi usai pesta tahun baru pada Jumat (1/1/2016) sekitar pukul 01.20 WIB. Suara ledakan itu muncul di bawah mobil APV silver nopol B 1266 TOB milik TvOne. Bom itu diduga molotov berisi paku. Beruntung, ledakan tersebut tidak menimbulkan korban. Terlihat kondisi mobil TvOne tak mengalami kerusakan.

Ridwan Kamil menanggapi peristiwa ledakan itu dengan santai. Menurut dia, pelakunya cuma orang iseng. Ia juga tidak merasa terancam apalagi saat peristiwa dirinya dan keluarga tidak ada di rumah dinas. Kini, penaruh bom itu masih diselidiki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut fakta-faktanya:

1. 'Kerjaan' Orang Iseng

Foto: Grandyos Zafna
Ridwan Kamil menyebut bom molotov hanya aksi orang iseng.

"Itu mah bom molotov aja. Orang iseng. Saya sudah tanya ke Pak Kapolres, enggak ada dampak, enggak ada kerusakan, cuma asap saja. Makanya si mobil TvOne itu enggak terpengaruh," ujarnya saat dihubungi melalui telepon.

Lokasi kejadian yang berada di depan rumah dinasnya itu tidak membuat pria berkacamata itu merasa terancam. "Enggak (merasa terancam) ah. Itu mah dinamika kota metropolitan. Kalau di dalam rumah baru ada isu," ungkapnya.

Ia meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menemukan dan menangkap pelaku pelempar bom molotov tersebut. "Saya sudah minta Pak Kapolres untuk segera ditangkap," tandasnya.

2. Tidak Ada di Rumah

Foto: Avitia Nurmatari
Saat ledakan terjadi, Ridwan Kamil sedang berkeliling memantau situasi malam tahun baru di Bandung.

"Tadi malam lagi enggak menginap di Pendopo. Lagi rekreasi sama anak-anak. Saya pulang dari Alun-alun jam setengah 12, karena banyak yang harus dimonitor di tempat lain," kata Emil saat dihubungi, Jumat (1/1/2016).

Ia tak mau berpikiran negatif bahwa bom itu ditujukan padanya. Menurut Emil, aksi itu bisa saja kelakuan orang iseng di malam pergantian tahun 2016.

"Belum tentu pesan ke saya. Molotov itu bisa ke mana saja dan itu jalanan umum beda kalau di lempar ke rumah saya. Mungkin itu kelakuan orang iseng. Saya tidak melihat sebuah pesan," sambungnya.

3. Cuma Asap Kayak Kembang Api

Foto: Rachman Haryanto
Polri masih menyelidiki siapa pelaku yang menaruh molotov di lokasi tersebut.

"Masih diselidiki, kita selidiki bahannya, nanti nunggu hasil labfor bahan apa yang digunakan," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat dihubungi detikcom, Jumat (1/1/2016).

Menurut dia, bom itu tidak meledak. "Hanya keluar asapnya saja, cess' kayak kembang api yang nggak meledak di atas (udara). jadi sehingga kru tvone yang disitu juga nggak tahu, tahu-tahu ada asap, seolah-olah mobil itu kebakaran. Jadi nggak ada yang tahu," ujarnya.

4. Berdaya Ledak Rendah

Foto: Dok. Polda Jabar
Polisi memperkirakan peledak itu tergolong berdaya ledak rendah.

"Itu diduga low explosive. Kalau dari bunyi (ledakan), kencangan mercon," ucap Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono via telepon, Jumat (1/1/2016).
Β Β  Β 
Sejumlah barang bukti sisa ledakan yang ditemukan di lokasi kejadian dikirim ke Mabes Polri.

"Barang buktinya antara lain paku dan jam berkondisi rusak. Hari ini barang bukti dikirim ke Puslabfor (Pusat Laboratorium) Forensik Mabes Polri guna penyelidikan lebih lanjut," ujar Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono saat dihubungi, Jumat (1/1/2016).

Tidak ada korban jiwa dan korban luka dalam insiden ini.
Halaman 2 dari 5
(aan/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads