"Tadi malam lagi enggak menginap di Pendopo. Lagi rekreasi sama anak-anak. Saya pulang dari Alun-alun jam setengah 12, karena banyak yang harus dimonitor di tempat lain," kata Emil saat dihubungi, Jumat (1/1/2016).
Ia tak mau berpikiran negatif bahwa bom itu ditujukan padanya. Menurut Emil, aksi itu bisa saja kelakuan orang iseng di malam pergantian tahun 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi kejadian yang berada di depan rumah dinasnya itu tidak membuat pria berkacamata itu merasa terancam. "Enggak (merasa terancam) ah. Itu mah dinamika kota metropolitan. Kalau di dalam rumah baru ada isu," ucap Emil.
Lokasi ledakan sampai saat ini masih disterilkan pihak kepolisian. Barang bukti ledakan pun dikirim ke Mabes Polri untuk penyelidikan lebih lanjutnya. (avn/mnb)











































