"Tadi siang pelantikan Dirjen Kebudayaan Dr Hilmar Farid dan Kepala Badan Bahasa Prof Dr Dadang Sunendar, serta Kepala Pusat Pengembangan Perfileman Dr Maman Wijaya," ujar Anies kepada detikcom, Jumat malam (31/12/2015).
Anies membenarkan bahwa Hilman Farid merupakan pejabat eselon I pertama yang berasal dari kalangan non PNS. Tetapi Anies menegaskan, Hilmar memiliki kapasitas sesuai kebutuhan Kemdikbud untuk memajukan budaya.
"Kita memerlukan terobosan besar dan baru dalam pengembangan kebudayaan. Dr Farid Hilmar menguasai bidang kebudayaan, memiliki visi pengembangan kebudayaan yang sejalan dengan gagasan revolusi mental dan tidak pernah menjadi bagian dari birokrasi sehingga bisa diharapkan hadir dengan kebaruan," tutur Anies.
Hilmar merupakan seorang sejarawan dan pengajar seni. Hilman juga merupakan salah satu tim perumus visi-misi Jokowi-JK pada masa Pilpres 2014. Hilmar menggantikan Kacung Maridjan di posisi ini. (bag/rvk)











































