"Maaf Pak soalnya tadi mesin kapal berat, jadi mesti ada sebagian yang pindah ke kapal lain," kata seorang petugas Dishubtrans kepada Ahok di kapal, Kamis (31/12/2015).
![]() |
Mendengar itu Ahok pun berpikir apa dirinya pindah kapal saja. "Kalau berat berarti kita mesti ada yang pindah ya," selorohnya.
Setelah siap, kapal akhirnya jalan. Dalam perjalanan Ahok sempat nyeletuk minta Dishubtrans agar tidak membeli kapal yang berat lagi nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah sejam ini, kelamaan ini," sambungnya lagi sambil tertawa.
Seorang pejabat pun menjelaskan sebenarnya kapal Dishubtrans ini tidaklah terlalu berat. Tetapi karena muatannya cukup banyak jadilah kapal berjalan agak lama.
![]() |
"Enggak bisa ngegas lagi mesinnya. Mestinya tadi pas masuk penumpang dikasih tahu dulu supaya bisa tidur dulu. Lama loh ini sudah jam setengah 10," kata Ahok.
"Kalau tahu begini berangkat jam 21.00 WIB ini," tutupnya.
Ahok didampingi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksamana. Sementara itu dari lingkungan Pemprov DKI, hadir Sekda DKI Saefullah, Kepala Satpol PP Kukuh Hadi Santoso, Kadishubtrans DKI Andri Yansyah dan masih banyak lagi.
Rombongan berangkat dari Dermaga Pantai Mutiara sekitar pukul 21.40 WIB, Kamis (31/12/2015). Detikcom berkesempatan ikut dalam kapal bersama rombongan Ahok. Ia duduk berdampingan dengan Kukuh dalam satu baris kursi. (aws/faj)













































