Pengamanan Bandara Cengkareng Diperketat, Brimob Bersenjata Api Disiagakan

Pengamanan Bandara Cengkareng Diperketat, Brimob Bersenjata Api Disiagakan

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 31 Des 2015 15:07 WIB
Pengamanan Bandara Cengkareng Diperketat, Brimob Bersenjata Api Disiagakan
Foto: Mei Amelia/detikcom
Jakarta - Menjelang akhir tahun, pengamanan Bandara Soekarno-Hatta diperketat. Ratusan anggota Brimob Polda Metro Jaya dilengkapi senjata api bersiaga di terminal bandara dan pintu masuk menuju kawasan bandara.

"Sejak awal Operasi Lilin, kami sudah memperketat pengamanan bandara, karena ada permintaan dari pihak Angkasa Pura II juga. Kami siapkan 100 personel Brimob lengkap dengan senjata api untuk mengamankan bandara," jelas Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Roycke Harry Langie kepada detikcom, Kamis (31/12/2015).
Foto: Mei Amelia

Ia mengatakan, 3 terminal yang ada masing-masing dijaga oleh 6 orang anggota Brimob. Personel Brimob juga disiagakan di 3 Pos Pengamanan dan 1 Pos Pembantu.

Pengetatan pengamanan bandara juga dilakukan dengan adanya pemeriksaan kendaraan yang masuk ke bandara. Pemeriksaan kendaraan dilakukan secara acak dengan melihat karakteristik kerawanannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita lakukan pemeriksaan secara acak, misalnya mobil-mobil box, mobil yang berkaca film sangat gelap, intinya yang terlihat mencurigakan akan kita periksa," imbuhnya.

Di samping itu, pihak Polres Bandara Soekarno-Hatta juga mengoptimalkan patroli dari terminal penumpang, kargo dan objek lainnya yang ramai dikunjungi. Kegiatan patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan, kerawanan kriminal hingga kemungkinan ancaman terorisme.
Foto: Mei Amelia

"Setiap ancaman baik gangguan kejahatan seperti copet, atau penculikan, pembiusan sampai terorisme kita antisipasi penuh," ujarnya.

Sementara itu, Roycke menyampaikan, sampai saat ini belum ada lonjakan penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. "Kemungkinan besok baru ada peningkatan," tutupnya.

(mei/Hbb)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini