Rapat paripurna digelar di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (31/12/2015). Rapat itu dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Triwisaksana. Pria yang akrab disapa Sani ini duduk di kursi pimpinan seorang diri.
Tidak ada Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi. Begitu pula pimpinan lainnya, Abraham Lunggana, Ferrial Sofyan dan M Taufik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 106 orang anggota DPRD DKI, kursi yang terisi tidak lebih dari separuhnya. Sani mengaku tidak tahu di mana para anggota itu. "Saya belum cek," imbuhnya.
Meski menjelang tahun baru, tanggal 31 Desember 2015 bukanlah hari libur bagi penghuni Kebon Sirih. Sani menepis para anggota dewan sedang liburan.
"Enggak kan ini hari kerja," ujar politikus PKS ini.
Di paripurna, DPRD DKI menyampaikan hasil reses pada 7-15 Desember 2015 yang lalu ke Pemprov DKI. Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama serta wagub Djarot Syaiful Hidayat hadir di rapat paripurna.
Aspirasi masyarakat yang diserap dibagi menjadi beberapa bidang. Seperti misalnya di bidang pemerintahan, DPRD DKI menyoroti keberadaan ormas. Ada pula soal transportasi, penanganan kebakaran, sampah, dan air. Pemprov DKI diminta juga memperhatikan kesejahteraan warga, serta mengevaluasi lagi soal KJP hingga BPJS. (imk/aan)











































