Wapres Persilakan TPF Kasus Munir untuk Periksa Garuda
Sabtu, 05 Mar 2005 13:00 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mempersilakan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir untuk meneliti direksi PT Garuda Indonesia terkait dugaan keterlibatan mereka secara langsung maupun tidak langsung dalam kematian aktivis hak asasi manusia itu.Pernyataan ini disampaikan Wapres Jusuf Kalla menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri acara Dies Natalis ke-7 di Universitas Paramadina, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (5/3/2005)."TPF Kasus Munir kan berdasarkan keputusan presiden. Jadi seluruh keputusan TPF, presiden akan menghormati dan akan memberikan akses terhadap itu. Kalau mereka ingin meneliti Garuda, ya silakan saja. tu kan keppres," kata Kalla. Sebagaimana diberitakan TF kematian Munir telah melaporkan hasil temuannya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. TPF menemukan bukti kematian Munir merupakan kejahatan konspiratif dan ada indikasi keterlibatan direksi PT Garuda Indonesia secara angsung maupun tidak langsung dalam kematian Munir.Juga dilaporkan keterlibatan PT Angkasa Pura II terkait dengan 700 titik sistem perekam keamanan (CCTV) yang dioperasikan dua operator. Rekaman CCTV dinilai tidak akurat dan ketika ditanya bagaimana hal itu bisa terjadi, PT Angkasa Pura II mengemukakan perekaman dilakukan secara acak dan berdasarkan permintaan.Dirut Garuda Indra Setiawan sendiri mengaku tidak terlibat dalam kasus kematian Munir, termasuk bawahannya. Garuda juga membantah tidak kooperatif membantu pengungkapkan kasus Munir.
(gtp/)











































