Libur Tahun Baru Puncak Macet, Jasa Marga Sarankan Warga ke Sentul

Libur Tahun Baru Puncak Macet, Jasa Marga Sarankan Warga ke Sentul

Wisnu Prasetiyo - detikNews
Rabu, 30 Des 2015 13:45 WIB
Libur Tahun Baru Puncak Macet, Jasa Marga Sarankan Warga ke Sentul
konpers Jasa Marga (Foto: Wisnu Prasetiyo/detikcom)
Jakarta - Libur tahun baru banyak dimanfaatkan warga untuk berlibur, ada yang memilih Puncak, Bandung ada juga yang ke pantai. Jasa Marga menyarankan agar bisa menikmati tahun baru dengan nyaman dan tidak menghabiskan waktu di jalan, warga yang ingin ke Puncak bisa mengganti tujuan wisata mereka ke daerah Sentul.

"Kami mengimbau cari tempat lain ajalah, Sentul Selatan masih kosong, tempat rekreasi juga banyak," kata Dirut Jasa Marga Adityawarman saat konferensi persย  "Kesiapan Jasa Marga Menghadang Arus Lalu Lintas Tahun Baru 2016" di kantor Jasa Marga, Plaza Tol Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (30/12/2015).

Di Sentul ada beberapa obyek wisata yang bisa dikunjungi, di antaranya Jungleland, Air Terjun Bidadari, Pasar Ah Poong, Taman Patung dan Taman Bambu Ecoartpark,ย  Hutan Pinus Gunung Pancar, Pemandian Air Panas Gunung Pancarย  dan Taman Budaya Sentul City.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika warga tetap ingin ke Puncak, Aditya menyarankan agar berangkat sejak siang atau pagi agar terhindar dari macet.

"Besok yang kita siapkan adalah siang sampai sore karena biasanya anak muda itu ingin merayakan tahun baru di Puncak. Kalau mau ke sana datang lebih awal agak siangan. Jangan mepet, besok pukul 17.00 pasti macet," ucapnya.

Jasa Marga juga melakukan beberapa skenario untuk mengantisipasi kemacetan. Salah satunya contra flow di Tol Cikunir.

"Besok ada libur pendek dari 30-3, ini kami antisipasi. Persiapan kami adalah yang pertama mengamankan KM 66 (Tol Cikunir) pertemuan Bandung dan dari arah timur. Satu meter setelah itu kita buka contra flow sepanjang 15 km, setelah itu akan ketemu gerbang Cikarang Utama," ucapnya.

Selain contra flow, di Cikunir ke Cawang antara gerbang tol dan jalan utamanya sangat dekat sehingga bisa menimbulkan kemacetan. Petugas disiaganya di sepanjang jalan itu untuk mengurangi macet.

"Di Halim juga kami siapkan semua petugasnya berjaga kerjasama dengan kepolisian," ujar Aditya.

Pertemuan Ciawi dan Bogor juga akan tempatkan petugas. Berbeda dengan Cikampek, rest area di Ciawi tidak akan ditutup karena tidak telalu menjadi penyebab kemacetan.

Selain itu, Aditya juga mengimbau agar para pengedara menyiapkan uang pas agar anteran di pintu tol tidak terlalu panjang.

"Kalau harga Rp 5.000 pakai Rp 100.000 kan memakan waktu. Waktu 1 detik atau 2 detik sangat membantu. Kalau 100.000 ribu kendaraan masuk, ini kan menjadi jam-jaman juga kalau diakumulasikan. Ini pengalaman sepenuhnya di lapangan," katanya.

Dia juga memerintahkan semua general manager PT Jasa Marga memantau langsung wilayah kerjanya.ย  "GM harus memantau langsung di gerbang tol masing-masing, utamanya di gerbang exit. Kalau bisa hibur petugas-petugasnya yang lelah," kata Aditya. (slh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads