"Sedangkan 9 orang dipulangkan karena tidak cukup bukti," kata Badrodin.
Badrodin menyampaikan hal tersebut dalam acara Refleksi Akhir Tahun Kinerja Polri di aula Rupatama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (29/12/2015). Seluruh petinggi Polri seperti Wakapolri Komjen Budi Gunawan, Irwasum Komjen Dwi Priyatno tampak hadir dalam acara itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pelaku tersebut diketahui telah merencanakan aksi teror dengan target sasaran beberapa orang petinggi Polri, kantor kepolisian, tempat ibadah, kelompok Syiah serta orang asing dan tempat berkumpulnya orang asing," ujarnya.
Badrodin juga merinci bahwa selama tahun 2015, Polri berhasil melakukan pencegahan terhadap 9 rencana aksi teror. Berikut rincian pencegahan terhadap 9 rencana aksi teror tersebut:
1. Pencegahan aksi teror yang dilakukan menjelang hari kemerdekaan dan berhasil menangkap empat orang teroris dari kelompok Solo.
2. Pencegahan pengiriman amunisi ke Poso, Sulteng berhasil menangkap 6 orang.
3. Pencegahan pengiriman dana ke kelompok Santoso dan berhasil menangkap 2 orang.
4. Pencegahan aksiaksi teror oleh kelompok ISIS, 12 orang jaringan teror pendukung ISIS ditangkap.
5. Pencegahan aksi peledakan bom lanjutan terhadap Mall Alam Sutera Serpong Tangerang Selatan, satu orang ditangkap.
6. Pencegahan aksi teror di wilayah Tasikmalaya Jabar pada tanggal 18 Desember 2015, berhasil menangkap 4 orang. (idh/hri)











































