Menurut Arief, Selasa (29/12/2015), focus group discussion digelar bersama instansi pengawas dan pengaman perbatasan Kalbar terdiri dari Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, BPOM, Kejaksaan Tinggi, Ditjen Pajak.
![]() |
Topik yang diangkat mengenai "Sinergitas Menjaga Kedaulatan NKRI di Perbatasan Kalbar untuk mensukseskan MEA". Narasumber yang hadir Kapolda, Kajati, Kakanwil Bea Cukai, Kakanwil Ditjen Pajak Kalbar, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan dan Kepala Stasiun Karantina.
"Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun sinergitas dan kolaborasi antar instansi yang bertugas mengawasi dan mengamankan perbatasan guna menyongsong berlakunya MEA," urai dia.
![]() |
"Karena wilayah Kalbar berbatasan langsung dengam Malaysia yang akan berdampak langsung dengan kehidupan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung dan mendorong pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan," tutupnya. (dra/dra)













































