Romahurmuziy: PAN Boleh Meminta Menteri, Tapi Jokowi yang Memutuskan

Romahurmuziy: PAN Boleh Meminta Menteri, Tapi Jokowi yang Memutuskan

Hardani Triyoga - detikNews
Selasa, 29 Des 2015 17:06 WIB
Romahurmuziy: PAN Boleh Meminta Menteri, Tapi Jokowi yang Memutuskan
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Ketum PPP hasil Muktamar Surabaya M Romahurmuziy tak mempersoalkan jika PAN masuk kabinet. Namun keputusan akhir tentu berada di tangan Presiden Jokowi.

"Itu wajar saja. Enggak masalah. Tapi, tetap keputusannya ada di presiden. PAN boleh meminta, tapi presiden yang memutuskan," ujar Ketua Umum DPP PPP Muktamar Surabaya, Romahurmuziy atau Romi di restoran Puang Oca, Senayan, Jakarta, Selasa (29/12/2015).

Romi memaklumi kalau PAN akhirnya mendapatkan jatah menteri di kabinet. Apalagi PAN sudah menyatakan mendukung pemerintahan Jokowi-JK. Dukungan PAN penting untuk stabilitas politik nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang nyata ini adalah minoritas. Maka untuk mendapatkan stabilitas politik maka diperlukan dukungan mayoritas," katanya.

Terkait parpol pendukung pemerintah yang mempersoalkan kader PAN dapat kursi menteri, ia menekankan PPP tak bersikap sama. Menurutnya, politik begitu dinamis, sehingga tak pantas menyebut PAN sebagai penumpang gelap.

"Kami juga tak bergabung sejak Pilpres. Kami bergabung sebelum pembentukan kabinet. Jadi, kami tak melihat ada penumpang gelap dalam hal ini," tuturnya.

Untuk waktu reshuffle, kemungkinan diprediksi Romi bakal dilakukan pada Februari. Bila memang Jokowi memutuskan reshuffle, maka Februari dianggap waktu yang tepat.

"Saya lihat Januari belum karena masih terlalu awal tahun. Mungkin itu Februari," katanya.

(hty/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads