"Itu wajar saja. Enggak masalah. Tapi, tetap keputusannya ada di presiden. PAN boleh meminta, tapi presiden yang memutuskan," ujar Ketua Umum DPP PPP Muktamar Surabaya, Romahurmuziy atau Romi di restoran Puang Oca, Senayan, Jakarta, Selasa (29/12/2015).
Romi memaklumi kalau PAN akhirnya mendapatkan jatah menteri di kabinet. Apalagi PAN sudah menyatakan mendukung pemerintahan Jokowi-JK. Dukungan PAN penting untuk stabilitas politik nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait parpol pendukung pemerintah yang mempersoalkan kader PAN dapat kursi menteri, ia menekankan PPP tak bersikap sama. Menurutnya, politik begitu dinamis, sehingga tak pantas menyebut PAN sebagai penumpang gelap.
"Kami juga tak bergabung sejak Pilpres. Kami bergabung sebelum pembentukan kabinet. Jadi, kami tak melihat ada penumpang gelap dalam hal ini," tuturnya.
Untuk waktu reshuffle, kemungkinan diprediksi Romi bakal dilakukan pada Februari. Bila memang Jokowi memutuskan reshuffle, maka Februari dianggap waktu yang tepat.
"Saya lihat Januari belum karena masih terlalu awal tahun. Mungkin itu Februari," katanya.
(hty/van)











































