"Alhamdulillah jika kader-kader PAN diangkat jadi menteri dalam Kabinet pemerintahan Jokowi-JK," kata politisi PDIP Masinton Pasaribu dalam pesan singkat, Selasa (29/12/2015).
Berbeda dengan parpol anggota koalisi pendukung pemerintah lain, PDIP tak keberatan PAN mengisi kursi kabinet setelah perubahan sikap politiknya mendukung pemerintah. PAN bagi PDIP kini dianggap sebagai sahabat di pemerintahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Masinton tetap menegaskan reshuffle adalah kewenangan Presiden. Termasuk tergantung kebutuhan Presiden siapa-siapa yang akan diangkat dan diberhentikan oleh Presiden jika reshuffle dilakukan.
"Reshuffle adalah untuk menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat, agar bisa mengakselerasi program Nawacita di tengah-tengah rakyat," ucap politisi asal DKI Jakarta itu.
Sementara politisi-politisi dari parpol-parpol pendukung pemerintah lainnya merespons negatif isu PAN dijatah 2 kursi menteri. Wakil Ketua Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago menyebut PAN harus belajar etika politik, Ketua DPP Hanura Miryam S Haryani menyebut PAN penumpang gelap, sedangkan Wasekjen PKB Daniel Johan meminta Presiden Jokowi lebih peka soal isu reshuffle. (bal/tor)











































