"Salah satu yang diperlukan adalah kebijakan infrastruktur yang terintegrasi. Jadi kebijakan pemerintah untuk memprioritaskan infrastruktur itu sudah betul dan sangat tepat, tinggal hal-hal teknisnya," kata Taufik Kurniawan dalam siaran pers, Selasa (29/12/2015).
Taufik melihat pergerakan masyarakat selama liburan akhir tahun 2015 ini sudah melebihi arus mudik lebaran. Efeknya, pergerakan ekonomi juga menunjukkan kenaikan, namun masih ada sejumlah persoalan seperti kemacetan yang membuat kurang nyaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di luar negeri tidak ada pembayaran secara tunai. Jadi usulan kami pada libur panjang seperti akhir tahun, libur sekolah, hari libur keagamaan, lebaran, dan lainnya, setiap masuk tol jangan ada pembayaran tunai lagi, semua menggunakan gerbang tol otomatis," usul Taufik.
"Pembayaran harus memakai GTO dan itu sejalan dengan program pemerintah Indonesia yang menggalakkan gerakan non tunai. Di satu sisi mengefisiensikan waktu karena tidak menunggu terlalu lama. Langkah kedua kalau frekuensi kendaraan sudah penuh, ditutup, jangan biarkan masuk," imbuh eks Ketua Komisi Transportasi DPR RI ini.
Dengan antisipasi yang prima, menurut Taufik, maka pergerakan masyarakat di masa liburan yang mendongkrak ekonomi dapat berjalan lancar. "Sehingga pada tahun 2016 nanti kita prospek ekonominya semakin optimis karena liburan saat ini sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat tidak hanya sandang, pangan, dan papan. Dengan manajemen yang baik tentu semua dapat berjalan lancar," pungkasnya. (van/tor)











































