"Ya sementara karena kita mau bangun MRT. Saya takut ada apa-apa, ada lubang begitu dalam gitu banyak, nanti masalah. Begitu selesai, kan kita mau lebarin 10 meter (trotoar)," ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (29/12/2015).
Setelah program MRT rampung dan trotoar sudah diperlebar, pria yang biasa disapa Ahok ini menyebut bisa saja perayaan tahun baru 2017 kelak diadakan di pusat kota lagi seperti sebelum-sebelumnya. "Jadi nanti MRT jadi dan trotoar kiri kanan sudah lebar, baru kita mulai lagi kumpul di Bundaran HI. Jadi betul-betul sepanjang Monas-Bundaran HI ada trotoar lebar untuk jalan," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biar saja buka supaya orang lewat tanpa kendaraan, biar bebas orang jalan. Kita enggak mau orang kebut-kebutan atau bikin macet," kata Ahok.
Soal petasan di malam pergantian tahun, Ahok tidak melarang. Asalkan sudah mengantongi izin dari pihak kepolisian.
"Selama ada izin dari polisi oke saja," pungkasnya. (aws/mok)










































