Seperti dituturkan anggota Reserse Narkoba Polda NTT, AKBP Albert Neno. Orang yang mengaku-ngaku anggota DPR dari komisi hukum itu mengancam dan memaki dia. Kalimat-kalimat kasar, menyebut nama binatang, dan mengancam membunuh disemburkan orang yang mengaku-ngaku anggota DPR itu.
Orang yang mengaku-ngaku anggota DPR itu marah karena usaha toko minuman keras dia di NTT dirazia Albert dan timnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"HP itu awalnya dipegang anak saya, lalu diserahkan keΒ saya. Saya angkat lalu ucapkan selamat malam selamat Natal. Karena itu momen Natal," kata Albert saat dihubungi detikcom, Senin (28/12/2015) malam.
Namun pria yang mengaku-ngaku bernama H di ujung telepon justru melontarkan kalimat umpatan dan makian dengan nada kasar dan marah.
"Kau monyet, kau bangsxx, kenapa kau mau tutup usaha saya," ujar Albert menirukan ucapan H.
"Kenapa kamu tangkap dan sita minuman orang, monyet bangsxx," ujar pria di ujung telepon seperti ditirukan Albert.
H lalu menantang Alberto datang ke hotel H. H mengancam akan menghabisi Albert. Namun Albert tidak memenuhi tantangan tersebut dan akhirnya melapor ke Polda NT pada 26 Desember. Laporan itu tertuang dalam LP/B/427/XII/2015/SPKT.
Albert menjelaskan, kepolisian di seluruh Indonesia memang melakukan operasi penyakit masyrakat atau Pekat terkait pengamanan Natal. Operasi itu berakhir pada 20 Desember lalu. (idh/dra)











































