Usai Penyerangan Mapolsek, Kondisi di Sinak Kabupaten Puncak Sudah Kondusif

Usai Penyerangan Mapolsek, Kondisi di Sinak Kabupaten Puncak Sudah Kondusif

Elza Astari Retaduari - detikNews
Selasa, 29 Des 2015 07:37 WIB
Usai Penyerangan Mapolsek, Kondisi di Sinak Kabupaten Puncak Sudah Kondusif
Ilustrasi. Foto: Okta Wiguna
Jakarta - Mapolsek Sinak, Kabupaten Puncak, Papua diserang oleh kelompok bersenjata pada Minggu (27/12) malam. Usai insiden yang menewaskan tiga orang polisi itu, kondisi di distrik tersebut sudah kondusif.

"Saat ini sudah kondusif, tadi saya sudah ke sana dan melihat masyarakat sudah kondusif," ujar Komandan Kodim (Dandim) 1714/Puncak Jaya Letkol Inf Bayu Sudarmanto saat berbincang dengan detikcom, Senin (28/12/2015) malam.

Bayu bersama Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw dan Bupati Puncak Willem Wandik datang ke Sinak untuk mengevakuasi tiga anggota Polsek Sinak yang tewas tertembak pada Senin (28/12) pagi. Selain itu, rombongan juga sekaligus memantau wilayah usai penyerangan yang terjadi pada Minggu (27/12) malam itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa penyerangan Polsek Sinak berawal dari munculnya suara tembakan yang berasal dari Honai di belakang Mapolsek. Kemudian seorang warga berinisial DK yang bertugas menjadi pembantu di Polsek Sinak membuka pintu belakang dan kelompok sipil bersenjata tersebut menyerbu masuk dan menembaki anggota kepolisian yang tengah menonton TV.

"Benar dibuka sama dia, tapi kita belum tahu motifnya apa. Tapi yang jelas masyarakat mendukung kita, sangat mendukung pemerintah sehingga mereka juga turut membantu," kata Bayu.

Selain membuat tiga anggota polisi tewas dan dua lainnya terluka, kelompok penyerang juga berhasil merampas enam pucuk senjata dan satu peti amunisi dari Mapolsek Sinak. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memerintahkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti untuk menangani peristiwa penyerangan itu. (elz/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads