"Kita harus respect bahwa dia tanggung jawab, tentu kita hargai, kesatria untuk tanggung jawab," ujar JK di kantor wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2015).
"Dia contoh yang baik. Walaupun juga tentu tergantung masalahnya kan," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian juga ini kan karena ingin orang dengan adanya infrastruktur baik, maka orang ingin mau pakai kan. Kedua, ya itu tanda-tanda kemajuan ekonomi sebenarnya karena makin banyak orang punya mobil kan?" ucapnya.
Masalahnya kata JK, adalah pada ketidakmampaun pemerintah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur.
"Justru kemacetan itu terjadi di jalan tol yang baru dibangun, jadi kapan orang menyangka jalan tol itu macet kan? Sehebat itu. Justru dulu di Pantura karena tidak jalan tol dikira macet, ternyata macet juga di situ jalan tol," jelasnya.
(tfq/bal)










































