Warga Blokir Jalan di Bantargebang, Puluhan Polisi Bersiaga

Warga Blokir Jalan di Bantargebang, Puluhan Polisi Bersiaga

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 28 Des 2015 14:17 WIB
Warga Blokir Jalan di Bantargebang, Puluhan Polisi Bersiaga
Foto: Ilustrasi polisi siaga (Grandyos/detikfoto)
Jakarta - Sejumlah warga Kampung Parigi Curug RT 001/006, Kelurahan Ciwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Belasi memblokir akses jalan. Puluhan personel polisi dari Polres Bekasi Kota dan Polsek Bantargebang bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kericuhan.

Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota Iptu Puji Astuti mengungkapkan, pemblokiran jalan dilakukan warga sejak pukul 08.00 WIB Senin (28/12) pagi tadi. Pemblokiran bermula dari sengketa warga dengan sebuah perusahaan.

"Jalan warga yang sekarang ini sejak dulu sudah ada, namun setelah PT Peni Jaya membeli tanah dan timbul sertifikat, jalan tersebut tidak ada," ungkap Puji kepada detikcom, Senin (28/12/3015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi ini timbul karena perusahaan akan menutup akses jalan warga selebar 4 meter dan panjang 600 meter. Namun warga menolak rencana penutupan tersebut, dan melakukan pemblokiran jalan.

Perusahaan tersebut sudah memberikan fasilitas jalan selebar 2 meter untuk akses warga. Namun warga menolak karena menginginkan akses jalan seperti dahulu selebar 4 meter.

"PT Peni memfasilitasi jalan selebar 2 meter, namun warga menolak. Permintaan warga jalan tetap seperti sekarang lebar 4 meter," jelasnya.

Sebanyak 47 personel polisi dipimpin Kapolsek Bantargebang Kompol HG Suyanto dan Kanit Sabhara AKP Bambang  melakukan pengamanan di lokasi.

"Warga sudah bertemu dengan pihak PT Peni Jaya namun belum ada kesepakatan," tutupnya.

Sementara, Dandim, DPR Kota Bekasi dan tokoh masyarakat Kampung Parigi Curug masih rapat di DPRD Kota Bekasi terkait hal ini. Sementara situasi masih kondusif. (mei/bal)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini