"Ini motifnya masih didalami dan diselidiki. Tim Mabes diturunkan untuk back up. Mudah-mudahan bisa tertangkap dan bisa terungkap, apa kriminal biasa atau politik," kata Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (28/12/2015), Senin (28/12/2015).
Menurut Anton, terlalu dini untuk menduga apakah pelaku penyerangan dari kelompok tertentu yang ada di Papua. "Terlalu pagi untuk menduga itu (OPM -red). Tapi kemungkinan-kemungkinan bisa terjadi. Makanya ini motif kriminal atau politik. Ini bisa terbuka kalau sudah tertangkap. Polisi tidak bisa menduga," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga anggota Polsek Sinak yang tewas itu adalah Briptu Ridho, Bripda Arman dan Bripda Ilham. Kelompok bersenjata tersebut merampas 6 pucuk Senjata jenis AK 47 2 pucuk, moser 3 pucuk, SS-1 2 pucuk dan magazen 1 kotak.
(idh/bal)











































