"Ada fakta politik yang harus jadi pertimbangan presiden yaitu selama ini kekisruhan di kabinet dilakukan oleh menteri nonparpol," kata Wasekjen PKB Daniel Johan di Jakarta, Senin (28/12/2015).
Menurut Daniel, reshuffle memang bisa jadi sarana untuk memperkuat kabinet. Namun, bila Jokowi salah memilih, maka justru akan merugikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menuturkan bahwa penghuni baru di kabinet harus memiliki rekam jejak yang baik serta berkomitmen dan loyal. Yang tak boleh dilupakan juga adalah reshuffle bertujuan untuk membuat politik stabil.
"Reshuffle harus mampu memperkuat konsolidasi politik. Itu sangat penting untuk keberhasilan kinerja," udap Daniel.
PKB punya empat perwakilan di Kabinet Kerja, yaitu Menpora Imam Nahrawi, Menteri Desa dan Daerah Tertinggal Marwan Jafar, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, dan Menristek Dikti M Nasir.
Sebelumnya, Politikus PAN Aziz Subekti menyatakan bahwa partainya mendapatkan jatah 2 kursi menteri di kabinet pemerintahan Jokowi-JK. Dua kursi menteri yang diklaim adalah Menteri Perhubungan dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup.
(imk/tor)











































