Proses identifikasi pada 3 jenazah korban KM Marina dilakukan sejak pukul 09.00 Wita hingga sekitar pukul 21.00 Wita, di kamar jenazah RS Bhayangkara, jalan Mappaodang, Makassar.
Hasil identifikasi ini disampaikan Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes dr. Harjuno, didampingi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Frans Barung serta Kabid Daktikrim Pus Inafis Bareskrim Polri Kombes Pol Adityo kusumonindyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedangkan pada label jenazah 020, berdasarkan hasil pemeriksaan gigi-gigi, pemeriksaan medis dan properti korban maka tidak terbantahkan, jenazah perempuan berusia 50 tahun adalah Hasnaini, warga jalan Perintis Kemerdekaan Kec. Biringkanaya, Makassar, Sulsel," ujar Harjuno.
Sementara itu jenazah terakhir belum berhasil diidentifikasi oleh tim identifikasi gabungan yang terdiri dokter forensik, ahli forensik Kedokteran Gigi Unhas, tim Inafis Polda Sulsel dan tim Inafis Bareskrim Mabes Polri.
"Jenazah ketiga tetap disimpan di kamar jenazah karena data ante mortemnya kurang, sehingga Polri tidak berani umumkan sebab pijakan kami adalah scientific identification," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Frans Barung.
Sepekan setelah musibah karamnya KM Marina Baru 2B, rute Kolaka Utara-Siwa ini, sudah 106 korban dari total jumlah penumpang sebanyak 118 orang yang berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan. Sebanyak 66 korban di antaranya ditemukan telah meninggal dunia di perairan Teluk Bone. (mna/Hbb)











































